Pesantren sebagai satu wadah proses pendidikan dengan tradisi-tradisinya yang khas. Pesantren didirikan sebagai lembaga pendidikan, pengajaran dan institusi yang menyediakan layanan pendidikan dengan karakteristik tradisitradisinya yang khas.
Dalam sistem pendidikan itu, santri dilatih dan dibentuk untuk menyerap nilai-nilai adiluhung yang berorientasi agama Islam dan mempraktikkan pengetahuan dan nilai-nilai itu dalam sistem kehidupan pesantren: Di mana santri diasuh dalam ritme aktivitas yang terjadwal selama 24 jam, segala aktivitasnya merupakan proses pendidikan dan pengajaran yang diharapkan dapat membentuk karakternya sebagai pribadi-pribadi muslim yang berakhlak mulia, ikhlas, sederhana, mandiri, berpengetahuan luas, berpikiran bebas, dan bertanggung jawab. Sehingga kelak setelah menyelesaikan proses pendidikan dan pengajarannya di pesantren ia mampu menjalani hidup di tengah-tengah masyarakat sesuai dengan karakter-karakter itu.
Pondok pesantren sebagai salah satu jenis lembaga pendidikan Islam di Indonesia, telah terbukti secara empiris mampu mengembangkan santri dari berbagai aspek, meliputi kemampuan intelektual, emosional dan pembentukan watak religius, sehingga lahirlah output pesantren yang memiliki pengetahuan dan akhlak karimah atau berkarakter. Keberhasilan pesantren dalam membentuk karakter santri karena pendidikan pesantren siswa diasramakan di pondok dalam bimbingan dan pengawasan kiyai, adanya wibawa dan keteladanan kiyai sebagai pemimpin pesantren dan suasana religius dalam pembelajaran di pesantren. Di samping itu, proses pendidikan pesantren lebih menekankan pada aspek aqidah, ibadah dan akhlak karimah dengan pendekatan pendidikannya yang khas, seperti ukhuwah, ketaatan, keteladanan, kesederhanaan, kemandirian, kebebasan, keikhlasan, dan pluralitas (Dawam, 1995:9).
Pondok pesantren Miftahul Falah bertanggung jawab pula dalam mematangkan potensi yang dimiliki oleh para santri. Hal ini beralasana karena persamaan lain yang terdapat pada pondok pesantren adalah bahwa semua pondok pesantren melaksanakan tiga fungsi kegiatan yang dikenal dengan Tri Darma Pondok Pesantren, yaitu:
1. Peningkatan keimanan dan ketakwaan terhadap Allah SWT;
2. Pengembangan keilmuan yang bermanfaat;
3. Pengabdian terhadap agama, masyaraka dan negara














