Monday, August 9, 2021

SANTRI; Pengembangan Skill dan Kompetensi di Pon Pes Miftahul Falah Pulaksana

 

Memasuki era revolusi 4.0 dan revolusi society 5.0 dimana ditemukan hal-hal baru yang kian tidak terbendung, dari mulai aktivitas dan kebutuhan yang tidak terleakan dari peran dan pengaruh informasi dan teknologi. Hal yang dapat dipersiapkan oleh setiap insan dalam memasuki era baru tersebut yakni dengan bekal skill atau keterampilan. Para santri yang tinggal di pondok pesantren harus pula mempersiapkan skil dan keterampilan yang dimilikinya, setiap santri tidak hanya harus beradaptasi dengan kebutuhan era baru tersebut terlebih bagaimana pula para santri dapat mengembangkan atau berinovasi terkait skill dan kompetensinya secara futurisitk yakni sesuai dengan kebutuhan revolusi industry 4.0 dan revolusi society 5.0.

Salah satu bentuk konkret mempersiapkan skill dan kompetensi futuristic di lingkungan lembaga pondok pesantren Miftahul Falah Pulaksana yakni mempersiapkan skill dan kompetensi kemandirian dalam aspek ekonomi dan kewirausahaan. Para pelaku ekonom dan wirausahawan yang berhasil dan sukses saat ini bukan hanya dilihat dari berapa nominal yang dimiliki dan dihasilkan oleh dirinya maupun oleh perusahaannya, namun lebih dari itu adalah bagaimana mental mereka dalam menghadapi tantangannya. Bagaiman mereka mampu menemukan jalan keluar dan solusi atas ketercapaian keberhasilannya, dengan mental yang kuat dan baik dapat diyakinkan sebetulnya setiap orang dapat mengoptimalkan potensi yang dimilikinya, salah satunya kemandirian dalam aspek ekonomi dan kewirausahaan.

Pondok pesantren Miftahul Falah Pulaksana menganggap sangat penting membekali setiap santri yang belajar dan mengaji di lembaga ini. Untuk membekali skill dan keterampilan kemandirian ekonomi dan kewirausahaan para santri di ajak untuk menekuni potensi budi daya ikan dan pengolahan hasil budi daya olah pangan snack. Bekal skill dan keterampilan ini dikembangkan melalui analisis ABCD (Asset-Based Community Development) yakni analisis berdasar asset potensi yang dimiliki oleh lembaga pondok pesantrenMiftahul Falah Pulaksana. Terdapat beberapa asset yang dapat dikembangkan di lembaga tersebut, selain sumber daya alam seperti terdapat media kolam yang sangat memadai, iklim yang sangat cocok sampai kualitas dan ketersediaan air yang sangat memadai.

Melalu alasisi ABCD (Asset-Based Community Development) Kemampuan santri di lembaga pondok pesantren Miftahul Falah Pulaksana sangat baik terlebih ketika mereka diajak untuk melihat, mendisain sampai menlai kesempatan baik dalam melihat peluang ekonomi. Skill dan keterampilan yang bernilai tambah merupakan kunci sukses santri saat akan memasuki dunia kerja dan bersaing di pasar global.

Pendidikan kewirausahaan diharapkan bisa membantu setiap santri di pondok pesantren memiliki ketekunan dan kemauan didalam membuka lapangan usaha baru selulus dari pendidikannya, dengan demikian penting memiliki pondasi pengelolaan keuangan yang baik sebagai bekal nanti saat terjun ke dunia kerja yang kompetitif.

Dalam mewujudkan misi kemandirian ekonomi dan kewirausahaan para santri, pihak lembaga pondok pesantren Miftahul FalahPulaksana kian memperhatikan aspek kemitraan, hal ini menjadi penilaian dan evaluasi diri pihak lembaga terkait beberapa keterbatasan yang dihadapi oleh lembaga pondok pesantren.

Tantangan di era revolusi 4.0 dan society 5.0 upaya lembaga pondok pesantren dalam pendidikan entrepreneurship merupakan langkah positif dalam mendorong para santri sebagai output keterampilan dan mampu mengaktualisasikan konsep life skill setelah para santri kembali ke lingkungan masyarakatnya. Para santri berangkat dari masyarakat dan kembali ke lingkungan masyarakatnya.

0 komentar:

Post a Comment